Kesehatan dan Kebersihan

Menjaga Kebersihan dan Keawetan Tembok Dengan Plamir

Menjaga Kebersihan dan Keawetan Tembok Dengan Plamir
Posted by admin

Jasa Poles Marmer Jakarta – Proses penting yang harus diperhatikan saat mengecat rumah adalah kertas dinding. Ini adalah tahapan melapisi dinding dengan bahan khusus sebelum mengecat dinding. Lapisan ini berguna untuk menghaluskan permukaan dinding yang terstruktur, berlubang dan tidak rata. Dengan memplester dinding maka dinding rumah menjadi lebih mudah dicat dan cat tembok lebih awet serta tidak mudah rontok. Apakah Anda mengagumi rumah atau bangunan yang memiliki dinding halus tanpa retakan dan lubang? Atau heran kenapa ada rumah yang temboknya terlihat cantik dan tidak rontok meski sudah bertahun-tahun berlalu? Apa pun itu bisa terjadi karena ada plafon dinding.

Menjaga Kebersihan dan Keawetan Tembok Dengan Plamir

Plamir dinding adalah proses melapisi dinding dengan bahan khusus sebelum dinding dicat. Dinding plamir dibuat dengan cairan berwarna putih, yang terdiri dari kalsium, air dan lem. Proses plamir dinding sebenarnya agak rumit, sehingga banyak developer yang melewatkan langkah ini. Padahal, mengaplikasikan tang memiliki beberapa manfaat, di antaranya membuat hasil pengecatan lebih halus dan membuat cat terlihat lebih bagus, seragam, dan tahan lama.

Tahapanan sederhana dan benar Plamir Tembok

Bagi Anda yang menginginkan dinding rumah mulus, Anda bisa mengecat ulang dan membuat plester dinding sebelum proses pengecatan. Namun pastikan Anda memoles dinding dengan langkah yang benar untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Ada dua jenis tang yang beredar di pasaran yaitu tang yang terbuat dari semen putih dan akrilik. Untuk jenis semen putih, biasanya cocok untuk diaplikasikan pada interior dan eksterior. Dengan material semen putih superior, jenis ini memiliki sifat rekat yang baik. Pada tipe acrylic, polymer tipe ini berbahan dasar air dan lebih cocok untuk diaplikasikan pada dinding interior. Kualitas ikatan lebih rendah dari semen putih.

  • Bersihkan tembok dulu

Kotoran dan debu pada dinding dapat mengurangi daya rekat plester dinding. Inilah mengapa penting untuk membersihkan dinding terlebih dahulu sebelum plimir. Terkadang kotoran dan cat yang terkelupas juga bisa menjadi penyebab dinding terlihat tidak rata. Jika tembok sudah pernah dicat sebelumnya, coba hapus cat lama agar tukang ledeng dan proses pengecatan lebih sempurna. Meskipun plester dinding sebenarnya bisa menutupi warna cat lama, Anda harus memastikan cat lama terkelupas hingga bersih untuk hasil yang maksimal.

  • Menyiapkan plamir tembok

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan plamir. Anda bisa membuat plamir sendiri dengan mencampurkan kalsium, lem, dan air dengan perbandingan tertentu. Saat tukang ledeng mengeras, Anda tidak bisa lagi menggunakannya. Karena itu, pimpin proses ini kepada orang-orang yang berpengalaman. Proses pengadukan yang tepat akan menghasilkan hasil plamir yang sempurna. Selain itu, Anda juga bisa membeli bahan plastik di toko perangkat keras. Harganya relatif bersahabat. Cara ini jauh lebih aman, selain mengurangi resiko kegagalan produksi plamir, kualitas plamir yang dijual di toko juga sudah teruji.

  • Proses Ampelas Dinding

Saat polimer sudah benar-benar kering, proses selanjutnya yang harus dilakukan adalah pengamplasan dinding. Pilih amplas dengan konsistensi yang halus agar kertas kering tidak terkelupas saat diampelas. Gosok amplas dengan hati-hati ke area dinding yang dilapisi plester agar strukturnya tidak rusak. Pastikan semua permukaan yang sudah dilapisi triplek halus dengan amplas agar hasil pengecatan sesuai dengan yang diharapkan. Pastikan permukaan bebas debu, kotoran dan minyak. Jika perlu, kikis kotoran yang terlihat di dinding dengan alat yang tepat untuk hasil yang merata. Anda dapat mengikis dinding yang dilapisi kapur atau dinding yang dicat minyak dengan pengikis atau amplas target.

Fungsi Utama Plamir Pada Tembok

Plamir sebenarnya adalah lapisan dasar dari tembok yang nantinya akan di cat kembali. Fungsi utama dari plamir ini untuk membuat dasar tembok lebih halus. Selain itu bisa juga untuk memperbaiki keretakan pada tembok. Dengan pengaplikasian plamir pada tembok nantinya akan membuat tembok lebih indah dan rata. Tembok yang rata akan lebih mudah untuk dibersihkan. Plamir juga dapat mencegah tembok rembes oleh air yang biasanya menyebabkan berbagai macam kotoran seperti jamu dan noda hitam.

Leave A Comment