Kesehatan dan Kebersihan

Pemisahan Sampah Sesuai Jenisnya Dirumah

Pemisahan Sampah Sesuai Jenisnya Dirumah
Posted by admin

Jasa Poles Marmer Jakarta – Sampah merupakan masalah yang sedikit sulit untuk dihadapi disetiap tempat. Berbagai macam jenis sampah tersebar di semua tempat. Sampah adalah suatu barang atau benda yang sudah tidak terpakai lagi. Walaupun sudah tidak digunakan lagi tetap saja kita harus memisahkan sampah supaya tidak merusak lingkungan. Seperti yang dikatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Bahwa jumlah timbunan sampah secara nasional saat ini tercatat 175.000 ton per hari. Jika ditotal dalam setahun ada 64 juta ton. Ini jika memakai hitungan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang dalam sehari sebesar 0,7 kg.

Pemisahan Sampah Sesuai Jenisnya Dirumah

Sampah sendiri mempunyai tiga jenis, yaitu sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Di rumah tentunya kita mendonasikan sampah, baik sisa makanan maupun barang yang rusak. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ya, ada tiga jenis sampah yang harus Anda kenali untuk memilah sampah dengan baik dan benar. Jika sampah di akun media sosial cukup untuk di-mute atau diblokir, namun di kehidupan nyata jika diabaikan maka akan meningkat dan merusak lingkungan. Khusus untuk jenis sampah B3!

Sampah Organik

Sampah ini terdiri dari bahan yang dapat terurai secara alami karena memiliki zat yang berasal dari makhluk hidup, misalnya daun atau sisa makanan. Sampah organik juga termasuk sampah basah.

Cara Mengolah Sampah Organik:

  • Sampah rumah tangga berupa daun atau tangkai sayuran hijau, sisa beras, kulit sayur dan buah, serta ampas kelapa dapat diolah kembali menjadi kompos.
  • Sampah organik hewani seperti tulang ayam, duri ikan, dan cangkang udang juga dapat diolah kembali untuk dijadikan pupuk.
  • Membuat lubang biopori di rumah yang digali secara vertikal ke dalam tanah. Selain berfungsi sebagai resapan air hujan, lubang biopori ini juga bisa menjadi wadah untuk menampung sampah organik. Jika dibiarkan dalam lubang biopori, akhirnya akan menjadi kompos! Anda bisa memanfaatkan kompos ini sebagai pupuk untuk tanaman kesayangan Anda.

Sampah Anorganik

Berbeda dengan sampah organik, jenis sampah ini terdiri dari bahan yang sulit terurai secara biologis. Oleh karena itu, proses pemusnahan sampah anorganik memerlukan penanganan dan ruang khusus. Apa saja yang termasuk dalam sampah anorganik? Di rumah, mulai dengan spidol, plastik pembungkus makanan, sabun isi ulang atau pewangi pakaian, botol plastik dan gelas plastik, kantong plastik bekas belanjaan dan styrofoam.

Cara Mengolah Sampah Anorganik

  • Jika Anda kreatif, Anda dapat menggunakan bahan plastik ini untuk membuat bahan kerajinan tangan, misalnya dekorasi, aksesori, tas belanja, vas bunga dan tanaman, dan masih banyak lagi. Anda dapat menemukan tutorial video DIY dari sampah anorganik di YouTube.
  • Berikan kepada pemulung atau orang lain yang membutuhkan. Ini harus dipisahkan menurut jenisnya untuk memudahkan mereka memilah sampah rumah tangga Anda.
  • Jika sama sekali tidak bisa digunakan, maka sampah ini wajib Anda bawa ke tempat sampah sesuai dengan jenisnya. Jangan mencampurnya dengan sampah organik lagi!

Sampah B3

Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan sampah yang sesuai dengan namanya sangat berbahaya dan beracun jika digabungkan dengan jenis sampah lainnya. Sampah B3 berasal dari baterai, sampah pabrik, sampah rumah sakit (medis), dan oli kapal bekas. Sampah B3 memiliki karakteristik mudah terbakar, reaktif dan korosif, mudah meledak, serta menimbulkan infeksi yang tentunya beracun dan berbahaya. Oleh karena itu sampah tersebut sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi karena sudah rusak dan memerlukan penanganan dan pengolahan khusus.

Cara mengolah sampah B3

  • Kumpulkan sampah B3 dalam plastik warna putih. setelah itu kamu bisa tulis tanda B3 memakai spidol warna di permukaannya. Gantung di TPS terdekat untuk diambil petugas kebersihan. Tenang saja mereka sudah mengerti dengan apa yang kamu lakukan.
  • Jangan membakar sampah sembarangan karena mengandung bahan yang mudah meledak bahkan lebih berbahaya! Kaleng aerosol meledak jika terkena panas, sedangkan plastik dan karet menghasilkan gas yang bisa memicu kanker jika dibakar.

Leave A Comment